Lipsing Lucu Ala Parkour, Bruno mars "billionaire" by ngedabruce (Download)

Ini dia satu video yang cukup unik dan menghibur. video lipsing yang di buat oleh artis youtube kita bang Bruce nggedabruce xixixixixi,,,,,,,MySpace

dengan membawakan lagu "billionaire" dari Bruno mars, video cukup kreatif & yang pasti bakal menghibur agan2 sekalian. juga bisa buat refresing buat temenyang jenuh berlatihMySpace
biar semangat lagi.MySpace
(srceen shot)


di bawah ini adalah vidoe & juga link download "billionaire" dari bang bruce jika temen2 pengen liat/unduh monggo,,,,MySpace

~download by tusfile: DOWNLOAD

~download by ziddu: DOWNLOAD

VIDEO:

Tiga Nama Satu Akar

Melihat banyaknya terjadi argumen di sana sini mengenai berbagai disiplin dari seni bergerak asal Perancis yang kami yakini ini, maka saya mencoba untuk ambil bagian dalam argumen tersebut namun melalui pendekatan yang berbeda. Di sini saya akan mengungkapkan tentang tiga nama metode disiplin yang lahir dari hasil kreasi para pendahulu dari masing-masing disiplin tersebut. Apalagi setelah saya membaca beberapa pemikiran dari mereka yang merasa lebih bangga dengan masing-masing disiplin yang mereka pelajari.

Yang saya maksud dari tiga nama tersebut adalah Art Du Deplacement, Parkour dan Free Running. Masing-masing disiplin ini menuntut sebuah ketekunan kerja keras serta pemahaman yang baik dari masing-masing individu yang menjalaninya. Untuk itulah, saya menulis note ini untuk membuka sedikit tentang tiga disiplin yang “serupa namun tak sama” ini ke dalam sebuah wacana, sehingga semua praktisi mampu mengisi kepada orang lain dan mnyebarkannya kepada orang lain lagi. Okey kita mulai satu per satu.

Art Du Deplacement:MySpace
Art Du Deplacement ini bisa dikatakan sebagai seni berpindah tempat atau seni bergerak dari satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan obstacles yang berada di lingkungan dengan memanfaatkan fisik dan teknik yang menerapkan semua kemungkinan menjadi suatu rangkaian, yang bertujuan untuk menciptakan gerakan keografi yang cantik dan spektakular di lingkungan urban maupun alami. Art Du Deplacement dikembangkan oleh original member dari Yamakasi yang terdiri dari sembilan orang pada awal permulaannya. Walaupun akhirnya grup ini terpecah, namun beberapa member yang tersisa seperti Laurent Pitermossi, Yann Hnautra, Chau Belle Dinh serta William Belle terus mengembangkan Art Du Placement dengan definisi dan prinsipnya tersendiri di bawah label Majestic Force. Beberapa team lain pun muncul dari seni yang berharga ini antara lain seperti Adrenaline, TCT, Dvinsk Clan, SW crew dan lain-lain.

Parkour:MySpace
Parkour merupakan sebuah disiplin yang diterapkan oleh David Belle setelah meninggalkan Yamakasi. Ia menerapkan Parkour sesuai dengan apa yang telah diajarkan oleh ayahnya Raymon Belle mengenai pelatihan halang rintang militer untuk bergerak cepat melewati obstacles di semua lingkungan dengan gerakan yang efektif dan efisien. Parkour ditujukan untuk beradaptasi melewati rute dengan memanfaatkan kekuatan fisik dengan gerakan yang cepat tanpa kehilangan banyak energi untuk sampai tujuan. Semua gerakan parkour ditujukan agar seseorang dapat mencapai tujuan atau dapat digunakan dalam keadaan terjepit untuk melarikan diri dari kejadian tidak terduga. Parkour merupakan disiplin yang paling populer, karena prinsip moderasi atau kesederhanaan yang diterapkan oleh David Belle ke setiap sanubari praktisinya di seluruh dunia.

Free RunningMySpace
Free Running adalah sebuah evolusi dari cara bergerak dan disiplin yang telah ada. Free Running merupakan kebebasan untuk seseorang bergerak dengan gerakan yang indah dan menarik sebagai bentuk kebebasan berekpresi dari setiap praktisinya. Disiplin ini dikembangkan oleh Sebastian Foucan, sahabat kecil dari David Belle sekaligus salah satu pendiri dari Yamakasi. Sebastian memasukkan unsur filosofi yang menarik dari Free Running ini yang bersifat lebih personal dibandingkan dua disiplin lainnya.
Awal Mula

Semuanya bermula dari sebuah konsep Methode Naturalle karya Georges Hebert. Methode Naturalle adalah cikal bakal dari ketiga disiplin tersebut yang diciptakan oleh Georges Hebert sebelum perang dunia pertama. Georges Hebert adalah seorang petugas angkatan laut yang suka berkelana ke seluruh bagian dunia. Saat kunjungannya ke benua Afrika, ia terkesan dengan sebuah suku primitif yang memiliki fisik serta skills yang tinggi. Mereka memiliki tubuh yang kuat, flexible, energik, dan memiliki daya tahan yang tinggi padahal mereka tidak memiliki tutor gymnastic. Akhirnya Hebert menyadari, bahwa yang membuat mereka kuat bukanlah karena mereka latihan gymnastic, melainkan karena lingkungan tempat tinggal mereka itu sendiri.MySpace

Terinspirasi dari suku tersebut, Hebert menciptakan sebuah latihan yang diberi nama Methode Naturalle sebagai metode bergerak secara alami di lingkungan sekitar. Methode Naturalle dikenal dengan moto ‘etre fort pour etre utile’ atau ‘menjadi kuat dan berguna’ dengan tujuan mulia untuk membantu diri sendiri dan orang lain dengan menggunakan kekuatan dari hasil latihannya.
Latihan ini meliputi sepuluh gerakan dasar yaitu walking, running, jumping, quadrupedal movement, climbing, balancing, throwing, lifting, self-defense, swimming. Konsep inilah yang akhirnya digunakan untuk pelatihan militer tentara Perancis di perang dunia kedua. Sampai saat ini, Methode Naturalle juga dipakai dalam pelatihan militer dan pemadam kebakaran di Perancis.

Salah satu yang mendalaminya adalah Raymond Belle, seorang tentara Perancis yang akhirnya bergabung dengan sapeurs-pompiers ( pemadam kebakaran militer). Raymond memperkenalkan pada anaknya (David Belle) tentang methode naturalle dan latihan halang rintang militer. Bersama sahabatnya Sebastian Foucan, mereka berlatih dan bermain bersama di usia 16 tahun. Pada waktu itu, mereka berdua bertemu dengan para remaja seusia mereka yang tertarik dengan apa yang mereka lakukan. Bersama-sama, mereka berlatih dan mengembangkan fisik dan teknik latihan mereka sehingga menjadi sebuah disiplin yang saat itu dikenal dengan nama “Art Du Deplacement”. Mereka terdiri dari David Belle, Sébastien Foucan, Laurent Pitermossi, Yann Hnautra, Charles Perrière, Malik Diouf, Guylain N’Guba-Boyeke, Châu Belle-Dinh, dan Williams Belle.
Pada tahun 1997, mereka akhirnya melanjutkan Art Du Deplacement yang mereka latih dengan menamakan grup mereka dengan sebutan Yamakasi. Awalnya mereka mencari kata-kata yang baik untuk menamakan grup mereka. Mereka menginginkan kata-kata Strong Man atau Strong Body namun sangat susah dan tidak nyaman bila diucapkan, khususnya dalam bahasa Perancis. Disinilah Guylain (yang menjadi Rocket di film Yamakasi) menyebutkan kata “Yamakasi” yang berasal dari bahasa Lingala (salah satu bahasa Congo, Afrika) yang memiliki arti Strong Spirit, Strong Body, Strong Man. Akhirnya mereka memulai menamakan grup mereka dengan sebutan Yamakasi.
Tahun 1998, Yamakasi unjuk gigi dengan menampilkan aksi mereka di film pendek berjudul “Le Message” yang menampilkan seni dan olahraga yang mereka lakukan. Namun setelah penampilan mereka di acara musik “Notre Dame de Paris”, David dan Sebastian mengundurkan diri dari Yamakasi karena hak pendapatan dan perbedaan pendapat dan definisi dari Art Du Deplacement tersebut. Sehingga saat film “Yamakasi” yang muncul pada tahun 2001 terus berjalan tanpa kehadiran mereka berdua.MySpace

David akhirnya menamakan seni disiplin yang dimilikinya dengan nama “Parkour”. Nama tersebut ditemukan oleh David Belle dengan temannya yang bernama Hubert Koundé. Kata Parkour itu sendiri dari kata “parcours du combattant” yang berarti pelatihan halang rintang militer yang sempat digagas Georges Hébert. Kata Parcours “c” diganti menjadi “k” dan “s”nya dipakai untuk menjelaskan filosofi Parkour itu sendiri. “Parkour’s philosophy about efficiency” . Sedangkan istilah Traceur adalah sebuah sebutan untuk para praktisi Parkour. Seseorang bisa dikatakan traceur jika orang tersebut sudah memahami arti, basic, dan filosofi dari Parkour itu sendiri. Traceur berasal dari kata “tracer” yang berarti cepat, mempercepat (to trace/ to go fast).MySpace

David dan Sebastien terus mengembangkan parkour dengan memunculkan beberapa praktisi lain yang akhirnya menjadi team, seperti Stephane Virgoux, Johann Virgoux, Sebastien Goudot, Jerome Ben Roues, Kazuma, Michael Ramdan, Rudy Cuong dengan nama “La Releve”. Team inilah yang mengembangkan parkour yang semula di Lisses yang dikenal sebagai Original Crew atau Original Traceur. Aksi mereka bisa dilihat dalam beberapa video di youtube.MySpace

Untuk memudahkan Parkour dalam bahasa yang lebih umum atau bahasa Inggris, maka Parkour juga biasa diartikan dengan sebutan Free Running. Namun di tahun 2001, perbedaan pandangan antara David Belle dan Sebastian Foucan mengenai prinsip yang harus ditanam dari displin Parkour mulai terlihat. Sehingga akhirnya Sebastian dan beberapa Original Traceur memutuskan untuk memisahkan diri mereka dari dunia disiplin Parkour.
Sebastian Foucan akhirnya menamakan disiplin yang ia bawa dengan sebutan “Free Running”. Sebastian menciptakan kosep dan kepercayaan “Follow Your Way” yang mengedepankan kebebasan bergerak dan kebebasan berekspresi. Konsep Free Running kemudian mulai mewabah daerah Inggris dengan muncul video dokumenter “Jump London” yang menampilkan Sebastian Foucan, Johann Virgoux, serta Jerome Ben Roues. Free running mengedepankan “freedom of movement” yang menampilkan gerakan-gerakan yang indah dan menarik dengan konsep kesenangan pribadi.
Free Running mungkin terlihat lebih personal dibandingkan dua disiplin lainnya. Sebastian menanamkan filosofi yang luar biasa di dalam Free Running bagi mereka yang mencintai kebebasan bergerak untuk mengembangkan dan membebaskan intuisi serta kreatifitas mereka. Free Running berdiri tanpa ada team serta leader, berdiri sebagai satu komunitas Free Running. Dengan prinsip seperti itu, maka Sebastian Foucan didaulat menjadi duta dari komunitas Free Running di seluruh dunia.

Serupa Tapi Tak samaMySpace
Ketiga disiplin ini memang terlihat sama, namun memiliki nilai dan tujuan yang berbeda. Seperti yang dikatakan Laurent Pitermossi dari Majestic Force “parkour, l’art du deplacement, freerunning, the art of movement (seni bergerak)… semuanya merupakan hal yang sama. Semua itu merupakan gerakan dan berasal dari tempat yang sama, bersumber dari sembilan orang yang sama. Hal yang paling membedakan hanyalah bagaimana cara setiap orang bergerak.” Selain itu, ditambahkan oleh komentar Adit Roar yang sempat mendapatkan sumber dari Laurent yang telah menjelaskan pengembangan dari disiplin tersebut. “Waktu umur 16 tahun, lahirlah ADD ( L’art du deplacement). Setelah lebih matang dan mulai beda pemikiran antara art yg mereka kembangkan, barulah mereka memutuskan untuk mengembangkan apa yg mereka percaya dalam diri mereka. Dan untuk membedakannya satu sama lain, mereka berniat menamainya. Disinilah sebuah bagian dimana David memilih Parkour dan Foucan memilih free running. Mereka berdua mengerti satu sama lain, karena mereka mengetahui apa rasanya menjalankan apa yang mereka yakini. Dan itu tidak bisa dirubah”.

Bila memperhatikan dengan apa yang dimaksudkan oleh Laurent, bahwa “yang membedakan bagaimana cara setiap orang bergerak”, maka hal inilah yang akhirnya membedakan beberapa disiplin tersebut. Parkour lebih mengutamakan gerakan yang efisien yang berarti “tidak buang-buang tenaga”. Hal tersebut yang ingin dipertahankan oleh David Belle untuk prinsip Parkour. Seperti yang dikatakannya “parkour merupakan sebuah seni yang dapat menolong kamu melewati berbagai rintangan dari titik A ke titik B hanya dengan menggunakan kemungkinan (kekuatan) tubuh manusia. Pahami bahwa seni ini diciptakan oleh beberapa tentara di Vietnam untuk melarikan diri atau mencapai suatu tujuan: semangat inilah yang saya inginkan tetap berada pada parkour. Kamu harus dapat membedakan antara yang penting dan tidak penting dalam situasi darurat/bahaya. Kemudian kamu akan mengetahui apakah itu parkour atau bukan. Jika kamu melakukan gerakan akrobatik di jalanan tanpa ada tujuan jelas atau hanya sekedar untuk unjuk (pamer) kemampuan, mohon jangan anggap atau katakan bahwa itu adalah parkour. Akrobatik sudah ada jauh sebelum parkour”. Parkour memiliki filosofi untuk bergerak menuju tujuan dengan melewati rintangan dengan gerakan yang efektif dan efisien sehingga prinsip ini dapat digunakan untuk melewati rintangan di rute kehidupan yang dilalui. Setiap traceur bergerak secara nyaman dan mementingkan efisiensi untuk cepat sampai di tujuan.
Sedangkan Sebastian menerapkan sebuah konsep yang menarik untuk Free Running dan setiap praktisi yang menjalani. “Freerunning adalah sebuah evolusi. Bergerak seperti binatang. Bergerak mengalir bagaikan air atau menemukan keseimbanganmu sendiri dengan sebuah filosofi yang benar. Ini adalah bagian dari Free runner. Fokuslah dengan apa yang ada di dalam dirimu melebihi yang ada di luar sana”. Free running lebih bersikap individu yang bergerak untuk menujukkan yang namanya “Kebebasan Bergerak”. Sebastian memberikan filosofi yang berbeda dengan parkour. Bila di Parkour memiliki prinsip bergerak secara nyaman dan mementingkan efisiensi untuk cepat sampai di tujuan, maka Sebastian memiliki pemikiran yang berbeda. Baginya, bukan bagaimana cara cepat sampai di tempat tujuan, yang terpenting baginya adalah bagaimana proses mencapai tujuan tersebut. Maka disinilah Freerunning bergerak tanpa ada point a dan point b. Bergerak sesuka hati dengan gerakan yang enak untuk dilihat dan lebih spektakular. “Untuk apa hanya melompat ke depan kalau bisa melompat dengan cara yang lebih indah dan menarik”.

Disinilah terlihat apa yang membedakan dari setiap masing-masing nama disiplin tersebut. Semua tertuju pada satu sumber, namun dengan pengembangan pemikiran seiring dengan cara berpikir masing-masing founder.
Sebuah Keputusan dan Kesimpulan Apa yang bisa saya ambil dari semua ini?MySpace
 Apa yang bisa diambil dan diserap oleh semua prkatisi yang membaca note ini?MySpace
 Argumen berkepanjangan antara masing-masing disiplin justru yang akan membuat otak, hati dan tubuh kita tertahan untuk tidak berlatih. Hal inilah yang dimaksudkan oleh Dan Edwardes dari Parkour Generation. Sibuk memperdebatkan mana yang benar dan mana yang salah membuat kita tidak mau menghormati sistem latihan kita masing-masing dan menghormati sistem latihan disiplin lainnya. Yang penting adalah, kita semua harus bisa menempatkan diri sesuai yang kita pahami.
Bila anda tertarik dan merasa nyaman dengan Art Du Deplacement dan metodenya, maka berlatihlah dan pahami semua prinsip dan metode yang diterapkan. Bila anda tertarik dan merasa nyaman dengan Parkour dan metodenya, maka berlatihlah dan pahami semua prinsip dan metode yang diterapkan. Begitu pula dengan Free Running. Merasa lebih nyaman dengan Free Running, maka berlatihlah dan pahami semua prinsip, filosofi dan metode yang diterapkan.
Disini saya berbicara sebagai praktisi yang memilih Parkour sebagai disiplin karena saya bergabung dengan “Forum Parkour Indonesia”. Maka metode serta filosofi yang saya ambil dan saya latih adalah parkour. Begitu pula dengan anda yang merasa membawa nama parkour di keseharian ada mulai dari bergabung dengan parkour Indonesia serta memakai pernak-pernik parkour, maka berlatihlah parkour dengan baik sesuai dengan metode yang diterapkan dalam sebuah komunitas di mana anda berada. Semua metode latihan di setiap daerah tentunya sangat berbeda, namun mempunyai disiplin yang sama yang sesuai dengan metode latihan yang sesungguhnya.
Namun bila ada yang tertarik dengan dua bentuk latihan lainnya seperti Art Du Deplacement dan Free Running, maka bentuklah kepribadian dirimu sesuai dengan disiplin yang kamu pilih dan terapkan filosofinya dalam kehidupan. Kita akan berlatih bersama dan saling mendukung dan menghormati satu sama lain tanpa melukai masing-masing disiplin. Karena tiga nama yang terlampir disini merupakan memiliki satu akar yang sama dari tempat dan sumber yang sama.

di tulis oleh: Fadly Bullseye

Sumber ;
Wikipedia
Art Du Depalcement http://www.majesticforce.com
Sebastian Foucan – Freerunning Ambassador http://www.foucan.com/?page_id=65
David Belle Parkour Official Blog http://www.sportmediaconcept.com/parkour/
David Belle and Parkour World Association http://web.archive.org/web/200505080214 … lcome.html
http://www.parkourgeneration.com
video-video dokumenter
dan berbagai sumber lainnya

kong to precision tutorial (Download)

hai temen2 pecinta parkour di Indonesia. ayo berlatih kong to precision tutorial bareng Parkourfun, :f:
dengan video kong to precision tutorial dari mas Randy vandahlan. wah tampaknya tutorial kali ini agak menantang :j: karena cukup meningkatkan adrenaline heheheh.... :g:
Cekodot :c: : 
za maka sangat di sarankan untuk tetap safety can be fun :k: . kong to precision sama seperti kita melakukan kong vault pada tembok/meja namun ditambah precision yanhg tepat pada next obstacle.
Ini akan lebih menantang jika jarak poin B agak jauh. Jika poin B dapat digeser ini akan memudahkan kita dalam berlatih. (jadi bisa mulai dari jarak pendek dulu) namun bagai mana jika tidak bisa digeser??? :b: Kita masih bisa menggunakan trik berikut:

~mendarat di dekat poin B

posisi diatas setelah kong vault pda poin A kemudian medarat didekat poin B.
(seprti kata pepetah= Tak kenal maka tak sayank xixixix..... :k: ) Ini membantu kita mengenal obstacle sehingga memudahkan kita menaklukanya :c:

~Mencoba mendarat di atasnya:
setelah kita tau jarak dan ketinggian poin B coba untuk mendaratkan kaki diatasnya. Namun temen2 harus tetap hati2 jika temen2 belum yakin menggunakan kedua kaki coba dengan 1 kaki dulu (Crane) ini juga untuk meminimalis resiko & membangun mental untuk terus berkebang :c:

~precision
setelah kita mencoba & terus mencoba saya yakin temen2 akan menuai hasil. kita akan mampu landing pada poin B. namun landing kali ini berbeda dengan Tutorial landing  yang pernah dibahas, tidak menggunakan ujung kaki namun menggunakan kaki tengah

agar kita tidak terpleset namun usahakan tepat ditengah kaki karena itu batas aman utuk berfungsinya pegas pada engkel kaki "Baca Tutroial Landing"

semoga tutorial diatas bermanfaat buat temen2 praktisi pakour.
jika temen2 kurang jelas dengan tutorial diatas, temen2 bisa download video mas Randy via ziddu:

DOWNLOAD

Atau liat video berikut:

Semoga bermanfaat

Breaking The Jump

pernah merasa ragu untuk melakukan suatu lompatan? :b:
tidak bisa bergerak di ketinggian? :a:
ragu untuk mendarat di besi bulat? :i:
saya pernah berada di kesemuanya. bahkan sampai saat ini saya masih punya semua masalah tersebut. lalu apa yang menyebabkan semua itu? kenapa sangat sulit untuk melakukan hal-hal tersebut?
mungkin semua akan mempunyai satu jawaban; “TAKUT” :m: ya takut akan ketinggian, takut akan jatuh, takut gagal, takut akan cedera, dan segala macam rasa takut lainnya. pada perjalanan RDV6 kemarin, saya berkesempatan mengikuti satu buah seminar singkat tentang bagaimana kita berteman dengan rasa takut. saya lebih senang menyebut berteman bukan menghilangkan rasa takut, karena untuk saya rasa takut itu yang menjaga saya.
Dan Edwardes, dan Stephane Vigroux menjadi pembicara di seminar singkat 90 menit ini. “Breaking the Jump” adalah temanya. Breaking the jump bukan berarti kita harus melakukan lompatan, tapi juga berarti kita melakukan sesuatu yang bisa menjadi tantangan untuk diri kita, menghadapi dan berteman dengan rasa takut kita. breaking the jump bisa berarti kita melompati sebuah jarak yang membuat kita takut, bisa berarti  berdiri di ketinggian, mendarat di besi bulat, melakukan keseimbangan di ketinggian, apapun yang membuat kita merasa takut. bagaimana kita menghadapi itu semua?
1. Datangi tempat tersebut
dengan mendatangi tempat yang membuat kita takut secara terus menerus secara tidak sadar kita melatih diri kita untuk bisa menghadapi rasa takut dan sedikit demi sedikit mengenal tempat tersebut. sampai tiba pada saatnya kita datang ke tempat tersebut dan bilang “ini saatnya saya untuk melakukannya”
2. Berlatih di tempat aman
cari tempat yang kira2 menurut teman2 mempunyai karakter yang sama dengan tempat yg menjadi tantangan tapi dengan situasi yang lebih aman. lakukan sebanyak mungkin repetisi sampai pada akhirnya kita merasa nyaman dan percaya diri bahwa saya bisa melakukan lompatan yang sama di tempat yang jadi tantangan tersebut.
3. punya partner berlatih
mempunyai teman yang tahu betul kemampuan kita itu amat sangat membantu, kadang dorongan teman yang tahu betul banyaknya kita latihan bisa memberikan kepercayaan diri ekstra dan juga rasa aman dan nyaman. partner berlatih yang baik akan mampu memberikan penilaian yang baik ketika kita siap atau tidak dalam melakukan suatu lompatan, walaupun pada akhirnya semua keputusan ada di tangan kita.
4. sometimes you have to let it go
ini merupakan saran terbaik menurut saya. kadang ketika kita sudah melakukan semua persiapan dan masih merasa takut, yang harus kita lakukan adalah melepaskan semua rasa takut tersebut dan “lompat”. (tapi tentunya dengan kesiapan yang matang)
ketika kita datang ke tempat tantangan dan tidak berhasil melakukan tantangan tersebut jangan merasa gagal. karena kadang inti dari breaking the jump atau latihan apapun bukan sekedar berhasil atau tidak, tapi seberapa besar kita melakukan usaha untuk bisa berteman dengan rasa takut kita.  at least we tried our best, there are always another time :c: .

by: Willy irawan
PARKOUR INDONESIA

Dash vault tutorial (Download)

Salam flow buat temen2 praktisi Parkour Indonesia. melihat temen saya (crusz hadisanyoto) yang suka banget sama Dash vault memberi ide untuk menulis tutorial ini, "untuk tmbahan list tentunya" :n:
Untuk tutorial kali ini tetap bernuansa JAMNAS 2011 "JOY" dari video mas Fadly Bullseye .

iyo kita berflow ria bareng Parkourfun :k:
Dash vault adalah salah satu tenik melewati obstacle(rintangan) tetap dengan tumpuan tangan, namun berbeda dengan kong vault yang melipat kaki, namun  Dash vault menjulurkan kaki kedepan
seperti gambar:
Ada semacam sensasi tersendiri saat kita berlatih Dash vault yang jelas "Kesan pertama begitu menggoda" heheheh,,,,, :j:

Jadi secara umum dash di gunakan pada obstacle yang tidak terlalu tinggi seprti meja, btang pohon, atau tembok. Namun jika temen2 bisa melewati obstacle yang lebih tinggi lebih bagus :d: .
Tahapan Dash vault saat kita berlari kemudian melompat dan menjulurkan kaki kedepan temen2 harus siap menahan berat tubuh menggunakan kedua tangan. kadang tak jarang juga tangan kita kurang kuat menumpu sehingga (maaf) bokong menyangkut pada obstacle (pengalaman pribadi) :e:
 Jadi tetap fokus dan Utamakan keslamatan. Dan untuk tahap yang benar kurang lbih seperti screnshot video mas Fadly berikut



 Yang penting jangan ragu2 saat melakukan Dash saya yakin temen2 tidak akan mengalami masalah saat berlatih. Ditambah berlatih terus menerus akan mempercepat temen menguasai dash vault.

Bagi temen2 yang masih bingun dengan tutorial dash diatas, saya sudah siapkan file video dari mas Fadly

yang bisa temen2 Download via Ziddu: DOWNLOAD

atau temen2 bisa liat video berikut:



semoga Tutorial Dash vaul diatas bermanfaat buat temen2

kong vault tutorial (Download)

Halo temen2 pecinta parkour ayo kita belajar nge vault bareng Parkourfun. kali ini saya akan share tutorial kong vault bareng bang Bruce gedabruce (hahahaha,,,,, bruce lagi) :j:
salut memang buat praktisi Parkour asal Pasuruan ini (masa tutorial sambil makan pisang????????? ada2 aja xixiixixi.......) :f: . Oh iya video kong vault tutorial yang saya pake kali ini dibuat saat JAMNAS 2011 "JOY" wah mantab tu acara.

sebelum saya bahas kong vault lebih jauh, ada sedikit deskripsi tentang apa itu vault: mungkin temen2 uda banyak yang pada tau, tapi saya akan coba jelaskan dari apa yang saya tau,
--Vault adalah gerakan malewati rintangan(obstacle) dengan mengunakan tangan.

jadi saat di depan kita ada meja, kursi, pagar atau tembok yang tidak terlalu tinggi saat itulah gerakan vault digunakan.
Ada banyak sekali gerakan vault yang dapat kita gunakan untuk melewati obstacle namun itu akan saya share pada tutorial vault berikutnya.

Nah.. saatnya kita bahas tentang kong vault. setelah dapat obstacle yang tepat untuk berlatih bisa berupa meja atau tembok yang ga terlalu tinggi.
Pada dasarnya Kong vault adalah melewati obstacle dengan menggunakan kedua tangan dan kaki dilipat di antara kedua tangan (seperti screnshot berikut)

Seperti yang bang Bruce bilang kejadian yang paling sering terjadi saat berlatih Kong vault adalah kaki tersangkut pada obstacle.
ini terjadi karena mungkin kita terlalau fokus pada langkah kaki saat berlari sehingga kita kurang tinggi melompat.
Resiko yang terjadi bisa saja tulang kering kita terbentur tembok(obstacle) jadi tetap hati2 :a: karena "safety can be fun" :h:

karena memang ada sensasi tersendiri saat kita melompat dan bertumpu pada tangan, biasanya reaksi berbeda2 dan tak jarang rasa takut datang sepersekian detik sebelum kita melompat, alhasil kita jadi gugup dan kurang tinggi melompat.
jadi pada awal sebaiknya kita ga usah berlari. langsung aja taruh tangan pada obstacle dan melompat ke atasnya
setelah beberapa kali mencoba saya yakin temen2 akan mulai terbiasa dan bisa melewati obstacle dengan lancar :k:
Kemudian jika ditambah dengan berlari maka hasilnya akan semakin Mbois,,,,, kata bang Bruce heheheh........ :c:
Jadi tetap semangat untuk berlatih & tetap UTAMAKAN KESLAMATAN :h:

jika temen2 kurang jelas bisa dowload video kong vault tutorial via Ziddu:

Download

atau liat video derikut:



Tutorial Wall up


Hai temen2 pecinta Parkour terutama di Indonesia tetap semangat (kaya lagu mr.Bondan prakoso hehheheh,,,,,) :h: . kali ini Parkourfun.blogspot.com akan share Tutorial Wall up. reverensi  yang saya ambil untuk Tutorual Wall up ini dari video treaceuse asal PLAY_ON Malang (wooow,,, treaceuse???) ya agar kita ingat kalau Parkour bukan hanya buat cowok, tapi cewek pun bisa melakukannya :j:

Ingat untuk pemanasan yang cukup dulu sebelum melakukan latihan. Untuk Wall up bagian tubuh yang cenderung bekerja adalah lengan dan daerah di sekitar pundak, jadi perkuat lengan kita dengan push up & pull up dengan rutin agar kita tidak kesulitan saat berlstih wall up, Juga ditambah dengan jenis latihan fisik lain agar kekuatan tubuh kita merata & tidak terpusat pada bagian tertetu.
Saat kita sudah menemukan obstacle yang tepat untuk berlatih wall up hal pertama yang diperhatikan adalah langkah saat berlari. Kita harus tau kaki mana yang paling dominan dan kuat untuk pertama kita panajatkan pada dinding,,, ini penting agar kita tidak terpleset & malah menabrak dinding hehehe,,,,,, :a:

Setelah kita dapat menggapai bagian atas tembok/dinding 

usahakan untuk tidak memakai SIKU utuk bertumpu (liat gambar)

Itu berbahaya karena siku kita bisa lecet. Jika kita tidak kuat untuk naik lebih baik kita turun dan mencoba lgi, seperti kata pepatah “mundur bukan berati kalah,, tapi emang ga kuat heheheh,,,,”
(pengelaman pribadi :c: )


 Cara yang benar adalah dengan bertumpu pada kedua telapak tangan dan didorong ke atas sampai kedua tangan lurus,(liat pada gambar)

Dan juga semakin cepat kita berlari, semakin ringan pula kita mngangkat tubuh keatas. Namun tetap perhatikan langkah agar tidak terpleset/ brtumpu pada kaki yang kurang kuat. Dan berikut  adalah videonya (walaupun judulnya CLIMB UP tapi menurut Wall up)

Semoga tutorial di atas bermanfaat bagi seluruh praktisi.
( This Tutorial dedicated to PARKOUR INDONESIA)

JAMNAS 2019 (Indonesian National Jamming 2019)

Event Nasional dari Parkour Indonesia sudah kembali dengan tuan rumah baru yakni Region Jawa Timur.. U ntuk kalian praktisi-praktisi ...